Rabu, 13 April 2016

Tulisan 2 Psikoterapi

Contoh Kasus yang Dapat Diterapkan Dengan Teknik Intensi Paradoksikal pada Logoterapi (Frankl)

·    Seorang dokter muda datang ke tempat Frankl dengan keluhan takut berkeringat. Setiap kali tubuhnya takut dia berkeringat. Ketakutan ini cukup memicu keluarnya keringat secara berlebihan. Untuk mencegah terjadinya hal ini, Frankl menyarankan agar saat tubuhnya berkeringat secara berlebihan, dia menunjukkan dengan sengaja kepada orang-orang, betapa banyak keringat yang bisa dia keluarkan. Seminggu kemudian ia kembali melaporkan bahwa setiap kali dia bertemu seseorang yang bisa memicu munculnya rasa takut yang diantisipasi, dia akan berkata pada dirinya sendiri: “Biasanya saya hanya akan mengeluarkan seperempat liter keringat, tetapi saya akan mengeluarkan sedikitnya sepuluh liter keringat!”. Hasilnya setelah bertahun-tahun menderita fobia, orang tersebut secara permanen terbebas dari fobianya, hanya dalam waktu satu minggu dan melalui satu kali konsultasi.
·     Kasus bakterofobia dan kompulsi mencuci tangan yang dialami ibu rumah tangga ditangani Frankl dengan mengajak ibu tersebut menirukan apa yang dilakukannya dengan menggosok-gosokkan tangan ke lantai dan kemudian berkata, “Lihat, tangan saya menjadi kotor, tetapi saya tidak bisa menemukan banyak bakteri!” dan kemudian ibu tersebut mau menirukannya. Selama lima hari berikutnya, gejala-gejala bakterofobia mulai menyusut dan akhirnya hilang sama sekali.
Berdasarkan contoh kasus di atas, dapat disimpulkan bahwa dengan teknik intensi paradoksikal individu didorong untuk mendekati sesuatu yang justru ditakutinya dan yang selalu ingin dihindarinya.


Referensi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar