Senin, 18 November 2013

Ringkasan Bab 5 Ilmu Budaya Dasar

MANUSIA DAN PENDERITAAN


Pengertian Penderitaan
Penderitaa berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Manusia dikatakan mederita apabila ia memiliki masalah, depresi karena tekanan hidup, dll.
Menurut agama, penderitaan adalah teguran dari Tuhan. Penderitaan ada yang ringan, contohnya ketika seseorang menglami kegagalan dalam menanggapi keinginannya. Penderitaan juga ada yang berat, contohnya ketika seorang manusia mengalami kejadian pahit dalam hidupnya hingga ia merasa tertekan jiwanya.

Siksaan
Penderitaan biasanya disebabkan oleh siksaan. Siksaan atau penyiksaan digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban.  Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis yang dengan sengaja dilakukan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan.
Siksaan yang sifatnya psikis :
·      Kebimbangan
·      Kesepian
·      Ketakutan
Penyebab seseorang merasakan ketakutan:
-          Claustrophobia dan Agrophobia
-          Gamang
-          Kegelapan
-          Kesakitan
-          Kegagalan

Kekalutan Mental
Gejala permulaan pada orang yang mengalami kekalutan mental adalah sebagai berikut :
·      Nampak pada jasmani (pusing, sesak napas, demam, dll).
·      Nampak pada kejiwaannya (cemas, ketakutan, patah hati, cemburu, mudah marah).
·      Selalu iri hati dan curiga.
·      Komunikasi sosial putus
·      Kepribadan yang lemah atau utang percaya diri.
·      Terjadi konflik sosial budaya.
Tahap – tahap gangguan jiwa
·      Nampak dalam gejala – gejala kehidupan penderita, baik jasmani maupun rohaninya.
·      Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif.
·      Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan.
·      Krisis ekonomi yang berkepanjangan.
·      Dipicu oleh faktor Psychoeducational.
·      Faktor sosial dan lingkungan.
Sebab – sebab timbulnya kekalutan mental
·      Kepribadian yang lemah.
·      Terjadinya konflik sosial budaya.
·      Cara pematangan batin yang salah.
Proses – proses kekalutan mental
Positif, bila trauma yang dialami seseorang akan disikapi untuk mengambil hikmah dari kesulitan yang dihadapinya.
Negatif, bila trauma yang dialami tidak dapat dihilangkan sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang dicita – citakan.

Pengaruh Penderitaan Terhadap Kelangsungan Hidup Manusia
Penderitaan akan memperoleh berbagai macam dan sikap dalam dirinya. Ada sikap negatif, seperti sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap positif seperti sikap optimis mengatasi penderitaan hidup.
Orang yang merasa dirinya menderita akan mendapat tekanan dari dalam jiwanya dan rasa malu. Bahkan banyak dari mereka yang ingin mengakhiri hidupnya. Ini terjadi dikarenakan kekalutan mental.
Kekalutan mental bisa berujung pada gangguan jiwa dikarenakan kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna sehingga orang tersebut merasa rendah diri.




MIND MAP







Setelah mempelajari bab 5 ilmu budaya dasar tentang manusia dan penderitaan, hal yang didapat adalah lebih memahami tentang pengertian penderitaan, pengertian siksaan, pengertian kekalutan mental beserta gejala dan sebabnya, lebih memahami tahap - tahap gangguan jiwa, serta lebih dapat memahami hubungan antara manusia dan penderitaan.

Ringkasan Bab 4 Ilmu Budaya Dasar

MANUSIA DAN KEINDAHAN


Pengertian Manusia
Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Karena manusia merupakan makhluk sosial (tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan orang lain) serta merupakan makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain).
Pengertian Keindahan
Keindahan mempunyai sifat yang alamiah dan tidak terikat oleh selera perorangan serta identik dengan suatu kebenaran. Maka keindahan tidak terlihat indah apabila tidak mengandung kebenaran. Keindahan memiliki konsep yang abstrak dan sulit digambarkan oleh seseorang. Ada yang mendefinisikan bahwa keindahan adalah sesuatu yang elok, cantik, permai, bagus, dan sebagainya.
Keindahan dapat dinikmati jika dihubungkan dengan suatu bentuk. Keindahan merupakan sebuah konsep yang akan dapat berkomunikasi apabila dihubungkan dengan suatu bentuk, misalnya lukisan, pemandangan, puisi, dll.
Kontemplasi dan Ekstansi
Keindahan yang didasarkan pada selera seni didukung oleh faktor kontemplasi dan ekstansi. Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan, da menikmati sesuatu yang indah.
Pembedaan Artian Keindahan
Keindahan sebagai sesuatu yang abstrak dan dapat diartikan sebagai keindahan yang tidak terlihat misalnya, keindahan dari sebuah kejujuran, keindahan dari sebuah kasih sayang, keindahan dari kenikmatan yang diberikan Tuhan.
Keindahan dari suatu benda yang dikatakan indah adalah keindahan yang dapat yang dapat dirasakan dalam segi visual, auditory atau pendengaran.
Pengertian Keindahan Seluas – luasnya
Menurut beberapa ahli
·      Plato mengatakan bahwa watak yang indah adalah hukum yang indah
·      Aristoteles mengatakan bahwa keindahan merupakan sesuatu yang baik dan menyenangkan.
·      Plotinus menuliskan dalam bukuya tentang ilmu yang indah dan kebijakan yang indah.

Nilai Estetik
Nilai estetik adalah nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan.
Estetika adalah ilmu yang membahas tentang keindahan, bagaimana ia bias terentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya. Estetika bias berarti tiga hal, yaitu :
·      Studi mengenai fenomena estetis
·      Studi mengenai fenomena persepsi
·      Studi mengenai seni sebagai hasil pengalaman estetis
Nilai Instrinsik dan Nilai Ekstrinsik
·      Nilai Instrinsik adalah nilai yang berdiri sendiri.
·      Nilai Ekstrinsik adalah nilai susila yang harus dihubungkan dengan hal – hal lain diluar tindakan itu.
Sifat Keindahan
·      Keindahan itu kebenaran
·      Keindahan itu abadi
·      Keindahan mempunyai daya tarik
·      Keindahan itu universal
·      Keindahan itu wajar
Fungsi Keindahan
Untuk menentramkan jiwa dan menyenangkan hati, member nilai tambah dalam suatu penilaian, dan memberi kepuasan.
Sebab Manusia Menciptakan Keindahan
Ada beberapa alasan/motivasi dan tujuan seniman menciptakan keindahan yaitu :
·      Tata nilai yang telah using
·      Kemerosotan zaman
·      Penderitaan manusia
·      Keagungan Tuhan
Renungan
Renungan adalah cara individu berfikir dengan baik, fokus, dan terpaku pada pemikiran yang ada di benak masing – masing individu.
Dalam merenung utuk menciptakan seni ada beberapa teori, yaitu :
·      Teori Pengugkapan
·      Teori Metafisik
·      Teori Psikologis
Keserasian
Keserasian artinya cocok, selaras, seimbang, tidak berat sebelah, tidak lebih atau kurang. Keserasian identik dengan pasangan, tidak mungkin suatu hal dapat dikatakan serasi apabila hal tersebut hanya sendiri atau tidak mempunyai pembanding yang tepat terhadap penilaian suatu hal.
·     Teori Objektif dan Teori Subjektif
Teori Obektif menyatakan bahwa keindahan yang menciptakan nilai estetika adalah sifat yang memang melekat dalam bentuk indah yang bersangkutan.
Teori Subjektif menyatakan bahwa ciri – ciri yang menciptakan keindahan suatu benda tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri seseorang yang mengamati suatu benda.
·     Teori Perimbangan
Berpendapat bahwa keindahan yang sesungguhnya tercipta dan tidak ada keteraturanyakni tersusun dari daya hidup, penggambaran, dan pengungkapan perasaan.


MIND MAP









Setelah mempelajari bab 4 ilmu budaya dasar tentang manusia dan keindahan, hal yang didapat adalah lebih memahami tentang pengertian manusia, pengertian keindahan, pengertian keindahan menurut para tokoh, pengertian renungan, pengertian keserasian serta lebih dapat memahami hubungan antara manusia dengan keindahan.

Jumat, 15 November 2013

Ringkasan Bab 3 Ilmu Budaya Dasar



MANUSIA DAN CINTA KASIH


Pengertian Cinta Kasih
Cinta adalah perasaan suka terhadap makhluk hidup. Sedangkan kasih adalah perasaan kasih atau belas kasih terhadap makhluk hidup. Cinta kasih dapat diartikan suatu perasaan manusia yang berdasar pada ketertarikan antar makhluk hidup dengan didasari pula rasa belas kasih.
Dr. Sarwito W. Sarwono mengemukakan bahwa cinta memiliki 3 unsur, yaitu :
·         Ketertarikan
·         Keintiman
·         Kemesraan
Cinta Menurut Ajaran Agama
Dalam ajaran agama islam, cinta memiliki beberapa pengertian, yitu :
      -   Cinta Rahmah
      -   Cinta Mawaddah
      -   Cinta Mail
      -   Cinta Shobwah
      -   Cinta Kulfah

Cinta Menurut Agama Kristen (Protestan dan Katholik), yaitu :
      -   Cinta adalah pencipta keindahan terhebat
      -   Cinta adalah suatu wujud keinginan
      -   Cinta harus menjadi dasar dari segala sesuatu

Cinta Menurut Agama Hindu
Ciptaan Tuhan dapat digolongkan dalam beberapa tingkatan, yaitu :
      -   Eka Pramana
      -   Dwi Pramana
      -   Tri Pramana

Cinta Menurut Agama Budha
Dalam Nikaya Pali, yaitu Dhammapada ada satu bab yang diberi judul Piya Vagga yang berarti kecintaan.
Begitu pula dalam Majjhima Nikaya terdapat sutta yang berjudul Piyajatika Sutta yaitu khotbah tentang orang – orang tercinta.
Kasih Sayang
Kasih sayang adalah perasaan cinta untuk saling menghormati, mengasihi, dan menyayaangi semua makhluk ciptaan Tuhan. Jika kita memiliki cinta namun tidak berdasar pada kasih sayang, maka seseorang tersebut tidak akan mengerti apa itu cinta yang sesungguhnya.
Kemesraan
Kemesraan memiliki kata dasar mesra yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan adalah hubungan akrab antara pria dan wanita atau suami dan istri.
Kemesraan merupakan perwujudan dari cinta. Dengan kemesraan, seseorang dapat menciptakan bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakat.
Pemujaan
Pemujaan adalah perwujudan cinta manusia terhadap Tuhan. Pemujan kepada Tuhan adalah inti, nila, dan makna kehidupan yang sebenarnya.
Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama, kepercayaan, kondisi, dan situasi. Pemujaan ini sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhannya. Hal itu berarti manusia mohon ampun atas segal dosanya, mohon perlindugan, dsb.
Pemujaan dapat menimbulkan daya kreatifitas pecintanya dengan cara mencipta.
Belas Kasihan
Belas kasihan adalah emosi manusia yang muncul akibat melihat penderitaan orang lain.belas kasihan dilandaskan dengan rasa kasih sayang sesama manusia.
Cinta Kasih Erotis
Cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. Cinta kasih erotis adalah rasa cinta yang dipenuhi oleh nafsu dan rasa ingin lebih memiliki suatu hal yang lebih.



MIND MAP 








Setelah mempelajari bab 3 ilmu budaya dasar, hal yang didapat adalah lebih dapat memahami tentang cinta kasih dan cinta menurut ajaran agama, serta lebih dapat memahami hubungan antara manusia dengan cinta kasih.