TULISAN
Contoh
Kasus yang Dapat Diterapkan Dengan Terapi Psikoanalisis
Mira adalah seorang gadis kecil yang
lucu dan ceria. Mira hidup bersama kedua orang tuanya dan kedua kakaknya, namun
di usianya yang beranjak 6 tahun ada kejadian yang membuatnya sering sekali
ketakutan apalagi pada saat dekat dengan ayahnya, karena Mira sering melihat
perlakuan ayahnya yang tidak senonoh pada kedua kakaknya dan juga pada ibunya. Karena
kejadian itu, ada banyak rasa kekecewaan hingga membuatnya sering mengalami ketakutan
yang berlebihan. Dia tidak menyangka sesosok pria yang selama ini dia banggakan hanya dapat menyakiti seorang
wanita. Karena rasa sakit yang timbul dalam hatinya mulai merasuk ke dalam jiwa
dan menjadikan Mira trauma atau ketakutan yang berlebihan dibawah alam sadar
akan sesuatu hal. Semenjak kejadian itu, akhirnya Mira mulai menutup dirinya
terlebih pada seorang pria. Dan setiap ada pria yang mencoba mendekatinya, Mira
selalu bersikap cuek dan seakan tidak peduli pada perasaan mereka. Karena masih
sering terbayang-bayang akan masa lalu yang dialami oleh ibu dan kedua kakaknya,
sehingga ia takut untuk menjalin hubungan dengan seorang pria. Mira lebih memilih
untuk dekat dan menjalin hubungan dengan seorang wanita, karena ia merasa
adanya kepuasan dan kenyaman batin bila bersama seorang wanita.
Penerapan
Terapi Psikoanalisis
Dalam kasus diatas, dapat disimpulkan
Mira mengalami trauma terhadap laki-laki. Trauma ini dapat dibantu dengan
terapi psikoanalisis, yaitu dengan menggunakan teknik asosiasi bebas dimana klien
diperintahkan untuk duduk santai atau tidur lalu menceritakan semua pengalaman
yang terlintas dalam benaknya dan semuanya harus diungkapkan. Asosiasi bebas
merupakan metode pemanggilan kembali pengalaman-pengalaman masa lalu dan
pelepasan emosi-emosi yang berkaitan dengan situasi-situasi traumatik di masa
lalu. Disini terapis berusaha untuk terus menggali informasi terkait dengan
kejadian-kejadian yang membuat klien trauma, sehingga klien dapat terpancing
emosinya dan kemudian klien diberikan katarsis atau pelampiasan seperti
misalnya berteriak sekeras-kerasnya atau diberikan boneka untuk digunakan
sebagai pelampiasan kemarahan klien yang akan membuat klien merasa lebih lega
nantinya. Dengan teknik ini, klien dapat mengekspresikan rasa marah, sedih, dan
rasa takut yang dirasakannya akibat pengalaman masa lalu yang membuatnya
menjadi trauma.
Referensi
Contoh Kasus:
http://dokumen.tips/documents/contoh-kasus-psikoanalisis.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar