Sistem Informasi dan Penerapannya di Bidang
Perdagangan
Sistem Informasi
menurut Robert A. Leitch dan K. RoscoeDavis (Jogiyanto, 2005:18) adalah suatu
sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi
dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan
laporan-laporan yang diperlukan.
Sistem Informasi
merupakan sekumpulan data yang terorganisasi beserta tata cara penggunaannya
yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan, yaitu mengendalikan organisasi dan
memberikan informasi yang dapat mendukung pengambilan suatu keputusan.
Untuk memenuhi
permintaan penggunaan tertentu, maka struktur dan cara kerja sistem informasi
berbeda-beda tergantung pada keperluan atau permintaan yang harus dipenuhi.
Penerapan Sistem
Informasi banyak dilakukan di berbagai bidang untuk dapat memenuhi berbagai
macam kebutuhan. Salah satunya adalah penerapan Sistem Informasi di bidang perdagangan.
Pada penerapan Sistem Informasi di bidang perdagangan, kita dapat menggunakan sistem
informasi dalam perdagangan melalui jaringan elektronik.
Perdagangan melalui jaringan elektronik
merupakan transaksi bisnis yang menggunakan akses jaringan, sistem berbasis
komputer, dan jaringan internet. Terdapat dua jenis perdagangan melalui
jaringan elektronik, yaitu :
1. Business-to-Customer
(B2C)
Perdagangan melalui jaringan elektronik
yang berkenaan dengan transaksi antara suatu perusasahaan dengan pemakai akhir
dari produk.
2. Business-to-Business
(B2B)
Perdagangan melalui jaringan elektronik
yang berkenaan dengan transaksi antara perusahaan-perusahaan yang tidak
melibatkan pemakai akhir.
Perdagangan melalui jaringan elektronik juga
memiliki beberapa manfaat, yaitu :
·
Pelayanan pelanggan yang lebih baik.
·
Pengembalian atas investasi pemegang
saham dan pemilik yang meningkat.
Selain memiliki beberapa manfaat,
perdagangan melalui jaringan elektronik juga memiliki beberapa kendala, yaitu
biaya tinggi, masalah keamanan, dan perangkat lunak yang belum atau tidak
tersedia.
Perdagangan malalui jaringan elektronik
dapat berjalan dengan mengumpulkan Intelijen Bisnis dan membentuk suatu Sistem
Antar Organisasi (Interorganizational
System – IOS). Penjelasannya sebagai berikut :
1. Intelijen Bisnis
Aktifitas mengumpulkan
informasi tentang elemen-elemen dalam lingkungan yang berinteraksi dengan
perusahaan.
Terdapat beberapa
tugas Intelijen dasar, yaitu :
·
Mengumpulkan Data
Perusahaan mengumpulkan langsung
data primer dan data sekunder yang disediakan pihak lain untuk perusahaan.
·
Mengevaluasi Data
Data primer dan data sekunder
dievaluasi untuk memastikan akurasinya sebelum digunakan.
·
Menganalisa Data
Tujuannya adalah untuk mengubah
data menjadi Intelijen.
·
Menyimpan Intelijen
Intelijen yang ada harus disimpan
sedemikian rupa, sehingga mudah untuk pengambilan kembali.
·
Menyebarkan Intelijen
Setelah
dalam penyimpanan, Intelijen diambil kembali dengan memasukkan parameter
pencarian tertentu.
2. Sistem Antar Organisasi (Interorganizational System – IOS)
Suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang
terkait, sehingga mereka berfungsi sebagai satu sistem tunggal. Perusahaan-perusahaan
yang membentuk IOS adalah Mitra Dagang atau Mitra Bisnis.
IOS
memiliki beberapa manfaat secara langsung, antara lain :
·
Efisiensi
Komparatif, yaitu dapat menyediakan barang dan jasa lebih
murah dari pesaing.
·
Efisiensi
Internal, yaitu perbaikan-perbaikan dalam perusahaan.
· Efisiensi
Antar-Organisasi, yaitu perbaikan-perbaikan yang
diperoleh melalui kerjasama dengan perusahaan lain.
· Kekuatan
Tawar Menawar, yaitu kemampuan suatu perusahaan untuk
menyelesaikan perselisihan dengan pemasok dan pelanggan yang menguntungkan
dirinya. Kekuatan itu berasal dari tiga metode dasar, yaitu keistimewaan produk
yang unik, penurunan biaya yang berhubungan dengan pencarian, dan peningkatan
biaya peralihan.
Selain memiliki beberapa manfaat
secara langsung, IOS juga memiliki beberapa manfaat secara tidak langsung,
antara lain :
·
Mengurangi biaya
·
Mengurangi kesalahan
·
Meningkatkan efisiensi operasional
·
Meningkatkan pelayanan pelanggan
·
Meningkatkan kemampuan bersaing
·
Meningkatkan hubungan dengan mitra
dagang
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar