Jumat, 28 Maret 2014

Tugas 3 Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar

Lamanya Waktu Untuk Sampai ke Bulan

Bumi dan bulan rata-rata memiliki jarak 380.000 km. Jarak terdekat (perigee) adalah 363.104 km sedangkan jarak terjauh (apogee) adalah 405.696 km.
Sejak beberapa dekade yang lalu, sudah banyak misi yang dilakukan untuk mengelilingi orbit bulan dan mendarat di permukaan bulan, baik itu pesawat berawak maupun tidak berawak.
Dari situs Universe Today diperoleh informasi, bahwa beberapa pesawat memerlukan waktu yang sangat lama untuk sampai di bulan. Tetapi tercatat juga ada pesawat yang dapat sangat cepat untuk sampai ke bulan.
Misi paling lama yang tercatat hingga kini untuk mencapai bulan adalah robot milik ESA SMART-1 probe. Robot ini merupakan robot dengan teknologi tercanggih yang pernah dikirim ke luar angkasa. Robot ini diluncurkan pada tanggal 27 September 2003 dengan menggunakan mesin revolutionary ion untuk menggerakkannya sampai di bulan. SMART-1 terbang dengan memilih jalur melingkar berbentuk spiral menjauhi bumi dan sampai di bulan pada tanggal 11 November 2004. Robot ini membutuhkan waktu selama 1 tahun 1 bulan 2 minggu untuk dapat sampai ke bulan. Meskipun tergolong sangat lambat, SMART-1 ini sangat efisien dalam penggunaan bahan bakar. Total SMART-1 hanya membawa 82 kg Xenon Propellant untuk keseluruhan misi yang berakhir pada tahun 2006.
Chang’e-1 milik China diluncurkan dari Xichang Satellite Launch Center pada tanggal 24 Oktober 2007, tetapi tetap mengorbit di Bumi sampai dengan tanggal 31 Oktober 2007 dan sampai di orbit bulan pada tanggal 5 November 2007. Sehingga Chang’e-1 hanya memerlukan waktu selama 5 hari untuk melintasi orbit bumi sampai dengan tujuan akhirnya di orbit bulan dengan menggunakan roket booster.
Pesawat berawak manusia yang diberi nama Apollo 11 diluncurkan dengan menempelkannya pada roket super besar multi-stage Saturn V pada tanggal 16 Juli 1969 dari Kennedy Space Centre. Apollo 11 sampai di orbit bulan setelah menempuh perjalanan selama 3 hari lebih di angkasa pada tanggal 19 Juli 1969.
Luna 1 adalah probe milik Sovyet dan merupakan misi yang pertama kali dibuat oleh manusia untuk menuju ke bulan. Diluncurkan pada tanggal 2 Januari 1959 dan sampai di orbit bulan pada tanggal 4 Januari 1956 setelah melakukan perjalanan selama 36 jam. Luna 1 menempuh jarak antara bumi dan bulan dengan kecepatan rata-rata 10.500 km/jam.
Rekor perjalanan tercepat dari bumi ke bulan dipegang oleh New Horizons, yaitu sebuah pesawat tak berawak milik NASA yang diproyeksikan untuk menjelajah sampai ke Pluto. Dengan roket pendorong yang sangat kuat, pesawat ini mampu meluncur dengan kecepatan lebih dari 58.000 km/jam. Dengan kecepatan seperti itu, New Horizons mampu mencapai bulan hanya dalam waktu 8 jam 35 menit. Tapi perlu dicatat, bahwa pesawat ini sebenarnya bukan menjalankan misi menuju bulan melainkan ke pluto dan sistem di luar tata surya kita. Jadi, berbeda dengan pesawat-pesawat lainnya diatas, New Horizons tidak melakukan pelambatan laju ketika mendekati orbit bulan.

Jumat, 21 Maret 2014

Tugas 2 Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar

Kisah Malin Kundang

Dahulu kala hiduplah sebuah keluarga nelayan di pesisir pantai wilayah Sumatera. Keluarga tersebut terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak laki-laki yang diberi nama Malin Kundang. Karena kondisi keuangan keluarga yang memprihatinkan, sang ayah memutuskan untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan mengarungi lautan yang luas. Tetapi setelah bertahun-tahun lamanya, ayah Malin Kundang tidak juga kembali ke kampung halamannya sehingga ibunya harus menggantikan posisi ayah Malin Kundang untuk mencari nafkah.
Pada suatu hari Malin Kundang ingin sekali merantau, karena ia melihat seseorang yang telah kembali merantau menjadi orang kaya. Teringat dengan masalah ekonomi yang diderita Malin Kundang dan ibunya, Malin Kundang ingin merubah kehidupan dirinya dan ibunya. Diapun meminta izin pada ibunya, “Ibu, bolehkah saya merantau?”, tanya Malin Kundang. “Malin, cukup sudah ibu kehilangan bapakmu nak, sekarang ibu tidak mau kehilang kamu lagi nak”, jawab sang ibu. “Tetapi bu, aku ingin merubah kehidupan kita bu, dan siapa tahu aku bertemu bapak ketika aku merantau”, kata Malin Kundang. “Yasudah, bila tekad mu sudah kuat, ibu akan mengizinkanmu merantau, asal kamu tidak boleh melupakan ibu”, kata sang ibu. “Terimakasih bu, aku janji tidak akan melupakan ibu, dan aku akan mengubah kehidupan kita bu, aku Janji!” kata Malin Kundang berterima kasih.
Pagi hari Malin Kundang bersiap-siap untuk berangkat merantau. “Ibu aku pamit bu...”, pamit Malin Kundang. “Nak.. hati hati nak, ibu akan selalu mendoakanmu nak, doa ibu bersamamu nak. Jangan lupakan ibumu ini nak”, pesan sang ibu. Kapal Malin Kundang pun berangkat. Dengan hati sedih sang ibu melepas kepergian anaknya.
Diperantauan, Malin Kundang bertemu dengan saudagar kaya. Malin Kundang jatuh cinta dengan anak gadis saudagar kaya tersebut. Akhirnya Malin Kundang pun menikahi gadis tersebut. Lama kelamaan ia lupa dengan ibunya. Suatu hari, Malin Kundang ditugaskan berdagang di kampung halamannya dan dia pun berangkat bersama istrinya. Kedatangan Malin Kundang dilihat oleh teman Malin Kundang dahulu sebelum merantau. Teman Malin Kundang tersebut memberi tahu kepada ibu Malin Kundang bahwa Malin Kundang sudah pulang bersama istrinya. Ibunya mendatangi Malin Kundang. “Oh anakku akhirnya kau kembali dan membawakan ibu seorang menantu”, kata sang ibu. “Siapa kamu, aku tidak mengenalimu?”, kata Malin Kundang. “Aku ini ibumu nak, kau tak ingat? Ibu yang telah melahirkanmu”, jawab sang ibu. “Wanita tak tahu diri, sembarangan saja mengaku sebagai ibuku. Ibuku sudah meninggal, jadi aku tidak mempunyai ibu!”, kata Malin Kundang pada ibunya. Malin Kundang pura-pura tidak mengenali ibunya, karena malu dengan ibunya yang sudah tua dan mengenakan baju compang-camping. “Siapa ini Malin? Apakah ini ibumu?” tanya istri Malin Kundang. “Tidak, ia hanya seorang pengemis yang pura-pura mengaku sebagai ibuku agar mendapatkan harta ku”, jelas Malin pada istrinya.
Malin Kundang dan istrinya pun meninggalkan sang ibu. Ibu malin sangat marah setelah melihat perlakuan yang semena-mena oleh anaknya dan ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. Ibu Malin Kundang menengadahkan tangannya sambil berkata “Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu”, kata sang ibu. Dan akhirnya Malin Kundang dan istrinya dikutuk menjadi batu.



Makna Kisah Malin Kundang

Kisah Malin Kundang merupakan sebuah legenda yang hidup di Minangkabau, Sumatera Barat. Kisah ini dituturkan dari generasi ke generasi dan dimaknai sebagai nilai-nilai hidup yang harus dihayati dalam masyarakat Minangkabau. Kisah ini juga mengandung nilai-nilai agama dan nilai-nilai tradisi yang sesuai dengan prinsip “adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah” yang menjadi falsafah masyarakat Minang.
Bagi masyarakat Minangkabau, legenda Malin Kundang ini dianggap benar-benar terjadi meskipun belum tentu ada kebenarannya. Batu yang terletak di pantai Air Manis, kota Padang, dilihat sebagai sosok Malin Kundang yang telah menjadi batu. Batu itu disebut sebagai batu Malin Kundang.
Kisah Malin Kundang mengandung banyak pesan moral dan nasihat yang dapat dicontoh oleh semua orang. Kisah ini merupakan peringatan dan nasihat bagi anak-anak agar tidak durhaka terhadap orang tua. Kisah ini juga mengajarkan kita untuk selalu menghormati orang tua terutama seorang ibu yang telah melahirkan dan membesarkan kita.
Jangan pernah merasa malu memiliki orang tua yang mungkin tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan karena seburuk-buruknya orang tua, mereka telah melahirkan, medidik, membesarkan, dan berusaha menjadikan kita seseorang yang sukses dikemudian hari dengan tulus dan ikhlas.
Pelajaran yang dapat diambil selain pesan moral dan nasihat adalah bahwa seharusnya dalam mengambil keputusan harus menggunakan akal sehat sekalipun berada ditengah sakit hati atau kekecewaan.
Mengampuni kesalahan orang merupakan tindakan yang baik. Berfikir lebih jernih akan membuat kita tidak jatuh kedalam keputusan yang kelak akan kita sesali.

Tugas 1 Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar

LIDAH BUAYA


Lidah Buaya adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam yang dapat digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di Afrika. Lidah buaya memiliki nama latin Aloe vera atau Aloe barbadensis Milleer.
Lidah buaya biasa hidup ditempat yang memiliki suhu panas. Lidah buaya juga biasa ditanam didalam pot atau di pekarangan rumah untuk dijadikan tanaman hias. Ciri-ciri lidah buaya sebagai berikut :
·    Tumbuhan lidah buaya berbatang pendek dan tak terlihat karena tertutup oleh daun-daun yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah.
·  Tumbuhan lidah buaya memiliki daun berupa pita dengan helaian yang memanjang. Daunnya memiliki daging yang tidak tipis, tidak bertulang, berwarna hijau keabu-abuan, bersifat sukulen (banyak memiliki kandungan air), dan banyak memiliki kandungan getah atau lendir (gel) sebagai bahan baku obat. Panjang daun bisa mencapai 50 - 75 cm dengan berat 0,5 - 1 kg.
·    Tumbuhan lidah buaya memiliki bunga berwarna kuning atau kemerahan berbentuk pipa yang mengumpul keluar dari ketiak daun. Bunga memiliki ukuran kecil dan panjangnya dapat mencapai 1 meter. Bunga umumnya nampak apabila ditanam dipegunungan.
·   Tumbuhan lidah buaya memiliki akar berbentuk serabut yang pendek dan ada dipermukaan tanah. Panjang akar berkisar 50 – 100 cm.
Lidah buaya banyak sekali mengandung senyawa yang sehat, termasuk didalamnya vitamin dan mineral, senyawa protein, senyawa polisakarida, senyawa enzim, dan asam amino. Serta masih banyak kandungan lidah buaya lainnya yang terdiri dari :
·      Lignin
     Mempunyai kemampuan penyerapan tinggi dan memudahkan peresapan gel ke kulit.
·      Saponin
     Mempunyai kemampuan membersihkan dan bersifat antiseptik.
·      Komplek Antraquinon
    Bahan laktasif, penghilang rasa sakit, mengurangi racun, senyawa antibakteri, dan mempunyai kandungan antibiotik.
·      Vitamin B1, B2, Niacinamida, B6, Cholin, Asam Folat
     Bahan penting untuk menjalankan fungsi tubuh secara normal dan sehat.
·      Enzim Oksidase, Amylase, Katalase, Lipase, Protease
     Mengatur proses kimia dalam tubuh serta menyembuhkan luka luar dan dalam.
·      Mono dan Polisakarida, Selulosa, Glukosa, Mannose, Aldepentosa, Rahmnosa
     Memenuhi kebutuhan metabolism tubuh dan memproduksi mucopolisakarida.
Lidah buaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, diantaranya sebagai berikut :
·    Lidah buaya adalah antioksidan yang baik dan juga pencegah penyakit kanker, terutama penyakit kanker usus besar.
·      Membantu mengurangi dan menghentikan peradangan, baik secara internal maupun eksternal.
·   Memberi oksigen pada darah serta memberi energi pada sel kulit dan jaringan kulit untuk melakukan perbaikan.
·  Membantu masalah pencernaan internal seperti gejala iritasi, sembelit, dan membantu membersihkan saluran usus.
·   Mengurangi faktor risiko terkena stroke dan serangan jantung, serta membantu meningkatkan oksidasi dan sirkulasi darah.
·   Membantu untuk menyeimbangkan lambung akibat terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang terlalu asam.
·      Meningkatkan kinerja jantung.
·      Menstabilkan tekanan darah dan mengurangi trigliserida.
·      Membantu proses regenerasi sel.

Jumat, 14 Februari 2014

Ringkasan Bab 10 Ilmu Budaya Dasar

MANUSIA DAN HARAPAN
Harapan adalah sesuatu yang hendak kita raih dan terpampang dimuka. Hampir sama dengan visi walau dalam spektrum sederhana, harapan terlahir ketika kita mempunyai keinginan sebagai sesuatu yang belum kita raih dan hendak kita raih. Jadi hidup tanpa harapan adalah hidup tanpa visi dan tujuan atau perumpamaan yang biasa kita dengar hidup segan mati pun tidak mau. Maka bila manusia yang hidup tanpa harapan pada hakekatnya dia sudah mati.

Pengertian Harapan
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi.
Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan itu sendiri. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan kita.

Apa Sebab Manusia Mempunyai Harapan
Ada dua hal yang menyebabkan seseorang memiliki harapan, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
1.      Dorongan Kodrat
Kodrat adalah sifat, keadaan atau pembawaan alamiah yang sudah terwujud dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, sedih, dan bahagia.
2.      Dorongan Kebutuhan Hidup
Manusia memiliki kebutuhan hidup, umumnya adalah kebutuhan jasmani dan rohani. Untuk memenuhi kebutuhan itu manusia harus bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan karena kemampuan manusia sangat terbatas baik kemampuan fisik maupun kemampuan berpikirnya.

Pengertian Doa
Menurut bahasa, do’a berasal dari kata “da’a” artinya memanggil. Sedangkan menurut istilah syara’, do’a berarti “Memohon sesuatu yang bermanfaat dan memohon terbebas atau tercegah dari sesuatu yang memudharatkan.
DOA adalah sebuah tempat untuk meminta, bersyukur, berkomunikasi kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam berdoa, kita memiliki hak istimewa untuk berbicara, memohon, kepada yang Mahakuasa.

Kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya yang artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.

Kepercayaan Dan Usaha Untuk Meningkatkannya
Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :
1.      Kepercayaan pada diri sendiri, menganggap dirinya tidak salah, dirinya dapat menang, dirinya mampu mengerjakan apa yang diserahkan atau dipercayakan kepadanya.
2.      Kepercayaan kepada orang lain, dimana orang percaya terhadap kata hati, perbuatanya sesuai atau terhadap kebenaran orang lain.
3.      Kepercayaan kepada pemerintah, karena pada dasarnya negara berorientasi pada Tuhan dan kepentingan rakyat, sudah seharusnya kalau sebagai warga negara mempercayai pemerintah / negara.
4.      Kepercayaan kepada Tuhan, merupakan hal yang sangat penting percaya kepada Tuhan. Dikarenakan keberadaan manusia yang tidak dengan sendirinya melainkan diciptakan oleh Tuhannya. Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada Tuhannya. Usaha itu bergantung kepada pribadi kondisi, situasi dan lingkungan. Usaha itu antara lain :                                                             
  •  Meningkatkan ketakwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.
  •  Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.
  • Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan dan sebagainya.
  •  Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan.
  •  Menekan perasaan negatif seperti iri, dengki, fitnah dan sebagainya. 
    

      Mind Map






     Setelah mempelajari bab 10 ilmu budaya dasar tentang manusia dan harapan, hal yang didapat adalah lebih memahami tentang pengertian harapan dan apa sebab manusia mempunyai harapan. Melalui bab ini, kita juga dapat mengetahui  pengertian doa, kepercayaan, serta kepercayaan dan usaha untuk meningkatkannya.


Jawaban Untuk Pertanyaan Tentang Manusia dan Kegelisahan

1.     Pertanyaan dari kelompok 1
Apa hubungan antara kegelisahan dan kompulsi?
Jawaban :
Kompulsi berhubungan dengan obsesi, kompulsi adalah keinginan yang dilakukan berkali kali. Karena dorongan yang berulang – ulang, kadang seseorang tidak dapat menghentikan keinginannya yang berulang kali muncul sehingga mengakibatkan munculnya perasaan gelisah sebagai bentuk akibat dari tidak tercapainya keinginan tersebut.
2.     Pertanyaan dari kelompok 2
Apa itu kegelisahan Objektif, Neuritik, dan Moral? Berikan contohnya masing-masing satu!
Jawaban :
· Kecemasan Obyektif, yaitu kegelisahan ini mirip dengan kegelisahan terapan merupakan kegelisahan    yang tercakup wajar dalam kehidupuan sehari hari.
         Contoh : Cemas akan suatu hal, seperti misalnya takut kecelakaan.
·  Kecemasan Neurotik, yaitu kegelisahan akibat pengamatan tentang bahaya dari naluri. Dan mersakan   rasa takut yang irrasional.
        Contoh : Fobia, gugup, dan sebagainya.
     ·  Kecemasan Moral, yaitu kecemasan yang muncul dari emosi pada diri sendiri.
        Contoh : Iri, dengki, dendam, hasut, marah, rendah diri.
3.     Pertanyaan dari kelompok 3
Apa itu Delusi?
Jawaban :
Delusi adalah menujukan pikiran yang tidak beres, karena berdasarkan keyakinan palsu. Tidak dapat memakai akal sehat. Tidak ada dasar kenyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman.
4.     Pertanyaan dari kelompok 6
Apakah galau memiliki makna yang sama dengan kegelisahan? Dan apakah PHP (Pemberi Harapan Palsu) memiliki makna yang sama dengan ketidakpastian?
Jawaban :
Galau memiliki makna yang sama dengan gelisah karena galau dan kegelisahan merupakan perasaan khawatir yang ada di dalam diri manusia dan disebabkan oleh rasa tidak tenang atau cemas. Begitu juga dengan PHP yang memiliki makna yang sama dengan ketidakpastian Karena PHP dan ketidakpastian merupakan suatu hal yang tidak menentu.
5.     Pertanyaan dari kelompok 8
Apa perbedaan dari Phobia dan Histeria?
Jawaban :
Phobia adalah rasa ketakutan yang tidak terkendalikan, tidak normal, kepada suatu hal atau kejadian, tanpa diketahui sebab - sebabnya. Sedangkan Histeria adalah neurose jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan, kelemahan syaraf, tidak mampu menguasai diri, atau sugesti dari sikap orang lain.
6.     Pertanyaan dari kelompok 10
Langkah apa yang harus dilakukan jika teman kita terkena musibah tetapi masih memiliki  sifat sombong?
Jawaban :
Musibah merupakan teguran atau cobaan. Terkadang ada orang yang sedang terkena musibah tetapi sikapnya sombong. Kemungkinan ia ingin terlihat tegar dengan apa yang terjadi pada dirinya. Namun kesombongan adalah cara yang salah, karena kesombong merupakan sikap tercela.
Langkah yang harus dilakukan adalah pertama, kita dekati dia kemudian kita tanya baik-baik masalah apa yang terjadi pada dirinya sehingga ia bersikap seperti itu.
Kemudian kita beri nasehat secara halus dan tidak menyinggung tentang sikap sombongnya yang salah yang membuat orang disekelilingnya tidak simpati terhadapnya. Seharusnya dia mengambil hikmah dari musibah tersebut, tidak mengucilkan diri, bertawakal, dan berpikir positif untuk kedepannya tanpa bersikap sombong untuk menunjukkan ketegaran.  

Kamis, 23 Januari 2014

Ringkasan Bab 8 Ilmu Budaya Dasar

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
Pengertian Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia bahwa setiap manusia pasti mempunyai tanggung jawab masing-masing.

Macam-Macam Tanggung Jawab
·         Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.
·         Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab ini juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.
·         Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
Setiap anggota masyarakat mempunyai tanggung jawab agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut.
·         Tanggung Jawab Terhadap Bangsa/Negara
Dalam berpikir, berbuat, bertindak, dabn bertingkah laku, manusia terikat oleh norma-norma atau aturan-aturan yang dibuat oleh Negara. Bila perbuatan manusia itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.
·         Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya sehingga manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Untuk memenuhi tanggung jawabnya, manusia memerlukan pengorbanan.

Pengabdian
Pengabdian merupakan perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat, ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab.
Macam-macam pengabdian antara lain :
·         Pengabdian Kepada Agama/Tuhan
·         Pengabdian Kepada Negara/Bangsa
·         Pengabdian Kepada Masyarakat

Pengorbanan
Pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan, sedangkan pengorbanan lebih menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, dan waktu.
Macam-macam pengorbanan antara lain :
·         Pengorbanan Kepada Keluarga
·         Pengorbanan Kepada Masyarakat
·         Pengorbanan Kepada Bangsa dan Negara


Mind Map



Setelah mempelajari bab 8 ilmu budaya dasar tentang manusia dan tanggung jawab, hal yang didapat adalah lebih memahami tentang pengertian tanggung jawab, pengabdian, dan pengorbanan. Melalui bab ini, kita juga dapat mengetahui macam-macam tanggung jawab, pengabdian, dan pengorbanan. Setiap manusia harus memiliki kesadaran akan tingkah laku atau perbuatan yang dilakukan, sebagai bukti dari tanggung jawabnya. 

Rabu, 22 Januari 2014

Ringkasan Bab 7 Ilmu Budaya Dasar

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
Menurut Koentjaraningrat, pandangan hidup adalah nilai-nilai yang dianut oleh suatu masyarakat, yang dipilih secara selektif oleh para individu dan golongan di dalam masyarakat. Pandangan hidup terdiri atas cita-cita, kebajikan dan sikap hidup.
Pandangan hidup sangat dibutuhkan karena pandangan hidup akan mengacu pada kehidupan yang lebih baik dan memotifasikan kita untuk menggapai sesuatu yang diinginkan.

A.        Pandangan Hidup dan Ideologi
Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejara menurut waktu dan tempt hidupnya.
Pengertian ideologi secara umum adalah sekumpulan ide, gagasan, keyakinan dan kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis. Dalam arti luas, ideologi adalah pedoman normatif yang dipakai oleh seluruh kelompok sebagai dasar cita-cita, nilai dasar, dan keyakinan yang dijunjung tinggi. Tujuan utama ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif. Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak yang diterapkan pada masalah publik.

B.        Cita-Cita
Cita-cita merupakan pandangan masa depan atau pandangan hidup yang akan datang. Cita-cita merupakan keinginan, harapan, atau tujuan manusia yang selalu ada dalam pikirannya dan akan terus bertambah tinggi seiring bertambahnya usia manusia tersebut. Cita-cita adalah perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati.
Beberapa faktor yang menentukan dapat atau tidaknya seseorang mecapai cita-citanya:
Tiga faktor yang menentukan dapat atau tidaknya seseorang mencapai cita-citanya antara lain :
·         Manusia itu sendiri.
·         Kondisi yang dihadapi dalam rangka mencapai cita-cita tersebut.
·        Seberapa tinggi cita-cita yang ingin dicapai.
Dua faktor kondisi yang mempengaruhi tercapai tidaknya cita-cita antara lain :
·         Faktor yang menguntungkan
·         Faktor yang menghambat

C.        Makna Kebajikan
Kebajikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Sebagai makhluk pribadi, manusia dapat menentukan sendiri mana yang baik dan mana yang buruk. Baik dan buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan didalam hati yang mendesak seseorang untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku. Apabila seseorang berbuat sesuatu sesuai dengan bisikan hatinya, maka orang tersebut perbuatannya pasti baik.
Jadi, kebajikan adalah perbuatan yang sesuai dengan suara hati kita, suara hati masyarakat, dan hukum Tuhan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkah laku seseorang adalah :
·         Faktor Pembawaan
·         Faktor Lingkungan
·         Faktor Pengalaman

D.        Usaha dan Perjuangan
Usaha perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Tanpa usaha dan perjuangan, manusia tidak dapat hidup dengan sempurna.
Kerja keras dapat dilakukan dengan ilmu dari manapun, dengan jasmani, atau dengan keduanya. Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia.

E.         Keyakinan dan Kepercayaan
Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari kata akal atau kekuasaan Tuhan yang terbagi atas tiga aliran, yakni :
·        Aliran Naturalisme
Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur dan itu dari Tuhan. Tetapi bagi yang tidak percaya Tuhan, natur itulah yang tertinggi. Tuhan menciptakan alam semesta lengkap dengan atran-aturannya, secara mutlak dikuasai Tuhan. Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari Tuhan.
·        Aliran Intelektualisme
Dasar aliran ini adalah logika atau akal. Manusia mengutamakan akal dan dengan akal, manusia berpikir mana yang benar menurut akal, itulah yang baik walaupun bertentangan dengan kekuatan hati nurani. Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup ini dilandasi oleh keyakinan manusia itu bermula dari akal. Jadi, pandangan hidup ini dilandasi oleh keyakinan kebenaran yang diterima akal.
·        Aliran Gabungan
Dasar aliran ini adalah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan. Akal adalah dasar kebudayaan yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka akan timbul dua kemungkinan pandangan hidup.

F.         Langkah Berpandangan Hidup yang Baik
Dengan langkah-langkah berpandangan hidup ini, diharapkan kita dapat memperlakukan pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik.
Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik antara lain :
·        Mengenal
Merupakan tahap pertama dan setiap aktivitas hidupnya yang dalam hal ini mengenal apa itu pandangan hidup.
·        Mengerti
Mengerti disini dimaksudkan mengerti pandangan hidup itu sendiri.
·        Menghayati
Dengan menghayati pandangan hidup, kita memperoleh gambaran yang tepat dan benar mengenai pandangan hidup itu sendiri.
·        Meyakini
Meyakini pandangan hidup merupakan suatu hal untuk cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya.
·        Mengabdi
Pengabdian merupakan suatu hal yang pentig dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya atau oleh orang lain.
·        Mengamankan
Langkah ini merupakan langkah yang terberat dan benar-benar membutuhkan iman yang teguh dan kebenaran dalam menanggulangi segala sesuatu demi tetap tegaknya pandangan hidup tersebut.



Mind Map




Setelah mempelajari bab 7 ilmu budaya dasar tentang manusia dan pandangan hidup, hal yang didapat adalah lebih memahami tentang pengertian pandangan hidup, pengertian ideologi, dan juga dapat memahami tentang apa itu cita-cita, makna kebajikan, serta aliran-aliran yang terdapat dalam keyakinan dan kepercayaan. Melalui bab ini, kita juga dapat mengetahui langkah berpandangan hidup yang baik, dan dapat memahami hubungan antara manusia dengan pandangan hidup. Pandangan hidup sangat dibutuhkan didalam kehidupan karena pandangan hidup akan mengacu pada kehidupan yang lebih baik dan dapat memberikan motifasi untuk menggapai sesuatu yang diinginkan.