Sabtu, 11 Januari 2014

Ringkasan Bab 6 Ilmu Budaya Dasar

MANUSIA DAN KEADILAN
Pengertian Keadilan
  • Menurut Aristoteles, Keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia.
  • Menurut Plato, Keadilan diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal. 
  • Menurut Socrates, Keadilan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. 
  • Menurut W. J. S. Poerwodarminto, kata adil berarti tidak berat sebelah dan tidak semena-mena serta tidak memihak. 
  • Kong Hu Cu berpendapat bahwa keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, ayah sebagai ayah, raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. 
  • Secara umum, Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban.

Keadilan Sosial
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, keadilan mempunyai arti sifat yang tidak berat sebelah. Sedangkan sosial berarti segala sesuatu yang mengenai masyarakat, kemasyarakatan, atau perkumpulan yang bersifat dan bertujuan kemasyarakatan.
Keadilan memberikan kebenaran, ketegasan, dan suatu jalan tengah dari berbagai persoalan, juga tidak memihak kepada siapapun. Dan bagi yang berbuat adil merupakan orang yang bijaksana.


Macam-Macam Keadilan
·         Keadilan Legal atau Keadilan Moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya.
·         Keadilan Distributif
Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama.
·         Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles, pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. 
Kejujuran
Kejujuran adalah bagian dari harga diri yang harus dijaga karena bernilai tinggi. Kejujuran diikat dengan hati nurani manusia, dan keduanya merupakan anugerah dari Allah SWT. Kejujuran merupakan sifat manusia sejak awal tetapi untuk digunakan atau tidak suatu kejujuran itu, kembali kepada pribadi itu sendiri.
Hal-hal yang dapat menghilangkan kejujuran antara lain :
·         Bohong
·         Mencuri
·         Manipulasi
·         Inkar Janji

Kecurangan
Kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya atau, orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha. Kecurangan menyebabkan orang menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup mereka.
Kecurangan memggambarkan setiap upaya penipuan yang disengaja dan dimaksudkan untuk mengambil harta atau hak orang lain. Dua kategori yang utama adalah sebagai berikut :
·         Pelaporan Keuangan yang Curang
Pengabaian jumlah atau pengungkapan yang disengaja dengan maksud menipu para pemakai laporan keuangan itu.
·         Penyalahgunaan Aktiva
Kecurangan yang melibatkan pencurian aktiva entitas.

Perhitungan (HISAB)
Di Negara kita ada suatu lembaga khusus yang menangani kejahatan, yaitu Polisi. Polisi akan menyelidiki dan mengungkap berbagai macam kasus kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak beranggung jawab dan selanjutnya akan diserahkan ke pengadilan untuk diproses menurut UUD.
Dalam Islam dikenal Yaumul Hisab, yaitu hari perhitungan segala amal dan perbuatan kita semasa hidup di dunia.

Pemulihan Nama Baik
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Pada hakekatnya, pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya bahwa apa yang telah diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan akhlak.

Cara untuk memulihkan nama baik antara lain :
  • Bila diakibatkan karena suatu kesalahan, akuilah kesalahan itu lalu ungkapkan penyesalan dan permohonan maaf. 
  • Bila diakibatkan karena suatu kegagalan, jalan terbaik adalah menebus kegagalan itu dengan mencapai prestasi yang lebih baik. 
  • Bila diakibatkan karena kesalahpahaman, carilah jalan untuk menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya. 
  • Bila diakibatkan karena fitnah, tunjukkan dengan bukti dan fakta yang membantah fitnah itu.

Pembalasan
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Dimana ada korban yang dirugikan atas reaksi itu. Pembalasan dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Pembalasan disebabkan karena adanya sifat dendam.


Mind Map






Setelah mempelajari bab 6 ilmu budaya dasar tentang manusia dan keadilan, hal yang didapat adalah lebih memahami tentang pengertian keadilan dan pengertian keadilan sosial. Mengetahui macam-macam keadilan serta lebih memahami tentang kejujuran, kecurangan, perhitungan, pembalasan, dan mengetahui bagaimana cara-cara untuk memulihkan nama baik. Melalui bab ini, kita juga dapat memahami hubungan antara manusia dengan keadilan. Keadilan harus ditegakkan oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar